Archive for Desember 2015
By : rosetia
TUGAS 1
PENGARUH
PENERAPAN PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD PENGADAAN BARANG
1.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis dampak pengendalian internal dalam pencegahan kemungkinan
penyimpangan dalam proses pelelangan.
2.
KAJIAN
TEORI DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS
Pengendalian internal yang
terdapat dalam perusahaan tidak hanya mencakup kegiatan akuntansi dan keuangan
saja tetapi meliputi segala aspek kegiatan perusahaan. Pengendalian internal
dapat digunakan untuk:
1.
Menjaga
keamanan harta milik perusahaan;
2.
Memberikan
keyakinan bahwa laporanlaporan yang disampaikan kepada pimpinan adalah benar;
3.
Meningkatkan
efisiensi usaha; dan
4.
Memastikan
bahwa kebijakankebijakan yang telah ditetapkan oleh pimpinan telah dijalankan
dengan baik.
Pertama :
Konsep Pencegahan Fraud Pengadaan Barang
Menurut Tuanakotta
fraud menunjuk
pada penyajian fakta yang bersifat material secara salah yang dilakukan oleh
satu pihak ke pihak lain dengan tujuan untuk membohongi dan mempengaruhi pihak
lain untuk bergantung pada fakta tersebut, fakta yang akan merugikannya dan
berdasarkan hukum yang berlaku.
Kedua :
Fraud manajemen
lebih tersembunyi dan membahayakan daripada fraud pegawai dan seringkali lolos
dari deteksi sampai organisasi tersebut menderita kerugian atau kerusakan yang
tidak dapat diperbaiki.
Ketiga :
Membuka dokumen
tender.Satu kunci untuk mewujudkan transparansi dan sikap tidak memihak adalah
pembeli membuka dokumen tender pada waktu dan di tempat yang telah ditetapkan,
di hadapan semua pengikut tender atau wakilwakil mereka yang ingin hadir.
Keempat :
Evaluasi
penawaran. Evaluasi penawaran adalah langkah yang paling sulit dalam proses
pengadaan barang untuk dilaksanakan secara benar dan adil. Bersamaan dengan itu
langkah ini adalah salah satu langkah yang paling mudah dimanipulasi jika ada
pejabat yang ingin mengarahkan keputusan pemenang pada pemasok tertentu
Kelima :
Melimpahkan
wewenang. Prinsip peninjauan ulang dan audit independen sudah diterima luas
sebagai cara untuk menyingkapkan kesalahan atau manipulasi dan memperbaikinya.
Prinsip ini menduduki tempat yang penting dalam bidang pengadaan barang publik.
Keenam :
Pemeriksaan dan
audit independen. Tinjauan-ulang dan audit independen memainkan peran yang
sangat penting. Namun di beberapa negara, tinjauan ulang dan tahap-tahap
persetujuan demikian banyak sehingga seluruh proses pengadaan barang publik
boleh dikatakan lumpuh.
3.
METODE PENELITIAN
Penelitian ini
merupakan penelitian eksplanatory untuk mendapatkan kejelasan fenomena yang terjadi
secara empiris dan berusaha untuk
mendapatkan jawaban hubungan kausalitas antar variabel melalui pengujian
hipotesis.
Variabel yang
digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
lingkungan
pengendalian, Penilaian Risiko, Kegiatan Pengendalian, Informasi dan Komunikasi
serta Pemantauan sebagai variabel X1, variabel X2, variabel X3, variabel X4 dan
variabel X5;
Variabel-variabel
yang akan diukur dalam penelitian ini terkait dengan sikap, pendapat dan
persepsi maka tipe skala yang digunakan adalah skala Likert.
Berdasarkan
pengertian tersebut, maka unit analisis dalam penelitian ini rumah sakit
pemerintah dan swasta di kota Bandung. Responden dalam penelitian ini adalah23
direktur keuangan pada rumah sakit pemerintah dan swasta di kota Bandung.
Hasil analisis
jalur merupakan model struktural yang tidak menggam-barkan nilai prediksi
perubahan variabel independen terhadap variabel dependen dan dapat
4.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hipotesis yang
menyatakan bahwa lingkungan pengendalian, penilaian resiko, kegiatan
pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan secara bersama-sama
berpengaruh terhadap pencegahan fraud pengadaan barang telah terbukti melalui
pengujian hipotesis yang telah dilakukan
Jadi, dari hasil
kajian data yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulam bahwa terdapat
pengaruh pada penerapan lingkungan pengendalian, penilaian resiko, kegiatan
pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan baik secara parsial
maupun simultan terhadap pencegahan fraud pengadaan barang.
Maka dari pembahan
diatas terdapat beberapa saran antara lain :
·
Dalam variabel kegiatan pengendalian memiliki
skor/nilai yang rendah. Oleh karena itu disarankan kepada rumah sakit
pemerintah dan swasta untuk memaksimalkan kegiatan pengendalian karena
mempunyai peranan yang penting dalam mencegah fraud pengadaan barang.
·
Untuk variabel informasi dan komunikasi,
memiliki skor/nilai yang rendah karena pemberdayaan SDM untuk melaksanakan
kegiatan informasi dan komunikasi belum maksimal dilaksanakan dan juga adanya
ketidaksesuaian jurusan/pendidikan pada jabatan yang dipegang. Oleh karena itu
disarankan kepada rumah sakit pemerintah dan swasta agar pemberdayaan SDM
dilakukan dengan baik dan tepat sasaran.
·
Kepada seluruh komponen yang ada di rumah sakit
dapat memahami tugas dan wewenang masing-masing, sehingga tugas dan tanggungjawabnya
dapat dijalankan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, dan tidak ada
pihak-pihak yang merasa dirugikan, seperti merasa dimata-matai dalam
melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya.
TUGAS 2
Paragraf
Argumentatif
Semakin hari kini semakin mahal harga kebutuhan pokok.
Tentunya menjadi salah satu hal yang menyulitkan bagi masyarakat
Indonesia.Ditambah lagi masalah harga BBM yang direncanakan akan naik dalam
waktu dekat ini. Tidak hanya itu saja, biaya pendidikan yang tidak sedikit juga
menjadi beban tersendiri bagi masyarakat.
Pada tahun 2010 saja
angka kemiskinan di negara ini telah melonjak hingga 10% dari tahun sebelumnya.
Alasan alasan tersebutlah yang menjadikan hidup kita terutama rakyat miskin
semakin terpuruk. Pastinya anda semua setuju bukan dengan tersebut.
Tag :
Bahasa Indonesia,
