- Back to Home »
- Akuntansi Internasional »
- Perbandingan Sistem Akuntansi Empat Negara
Posted by : rosetia
Kamis, 06 April 2017
1. Sistem Akuntansi Keuangan Negara
Amerika
Akuntansi di AS diatur oleh Badan
Sektor Swasta (Badan Standar Akuntansi Keuangan, atau Financial Accounting
Standards Boardi – FSAB), namun sebuah lembaga pemerintah (Komisi Pengawas
Pasar Modal atau Securities Exchange Commission – SEC) juga memiliki kekuasaan
untuk menerapakan standarnya sendiri. Hingga tahun 2002 Institut Amerika untuk
Akuntan Publik bersertifikat, badan sektor swasta lainnya, menetapkan Standar
Auditing. Pada tahun itu Badan Pengawas Akuntansi Perusahaan Publik didirikan
dengan kekuasaan yang luas untuk mengatur audit dan auditor perusahaan publik.
Dalam akuntansi terapan di
Indonesia kita mengenal yang namanya SAK (Standar Akuntansi Keuangan), di
Amerika lebih dikenal dengan nama GAAP (General Accepted Accounting Principal.
Ada 8 Tipe Komponen Laporan Keuangan di Amerika :
- Lap Manajemen
- LapAuditor Independen
- Lap Keuangan Primer
- Diskusi manajemen dan analisis hasil operasional dan kondisi keuangan
- Penjelasan mengenai kebijakan akuntansi dengan dampak yang paling kritis pada laporan keuangan
- Catatan atas laporan keuangan
- Perbandingan data keuangan selama 5 atau 10 tahun
- Data triwulan terpilih.
Pengukuran akuntansi Pengukuran
dengan dasar akrual sangat luas dan pengakuan transaksi dan peristiwa sangat
bergantung pada konsep penandingan. Jika perubahan dalam praktik atau prosedur
terjadi, maka harus diungkapkan.
2. Sistem
Akuntansi Keuangan India
Sebelum pemerintahan Inggris
menguasai di India , India diperintah oleh kerajaan independen, yang paling
terkenal adalah Mughal Empire . Prinsip ekonomi yang digunakan masih sederhana
dan berpijak pada aturan kekaisaran. Pendapatan bagi kerajaan diekstraksi
terutama dari sektor pertanian dalam bentuk pajak tanah dan dinilai sebagai ”
pangsa tetap ” dari produk tersebut. Hal ini berlaku sampai Inggris muncul pada
abad ke-17 dan melakukan reorganisasi seluruh sistem ekonomi yang ada.
Berdasarkan periodisasi zaman diatas, dengan menekankan pada Zaman penjajahan
dan kemerdekaan, Perkembangan akuntansi India lebih dekat dengan akuntansi
eropa atau lebih tepatnya Inggris.
Sumber utama standar Akuntansi
Keuangan di India adalah undang-undang perusahaan dan profesi akuntansi. Th
1949 dibentuk Institute of Chartered Accountans of India, yang bertanggung
jawab mengambangkan standar akuntansi keuangan India. Th 2006, pemerintah
mengumumkan untuk memperkenalkan peraturan baru, yaitu IFRS, dan institusi
akuntansi menanggapi kemungkinan tersebut dengan mempelajari penerapan IFRS seacara
utuh di India.
Karena yang diterapkan di India
berasal dari Inggris, standar akuntansinya memusatkan pada kebutuhan informasi
daripara investor. Pada tahun 1949, ICAI (Institute of Chartered Accountants in
India) dibentuk sebagai organisasi nasional dari akuntan yang telah terdaftar
di India. Kemudian ASB (Accounting Standard Board) didirikan untuk merumuskan
standard akuntansi untuk membantu dewan ICAI dalam menciptakan dan merubah
standar akuntansi di India.
Laporan keuangan terdiri atas neraca dua tahun,
laporan laba-rugi, laporan arus kas, dan kebijakan akuntansi dan catatan.
Perusahaan yang tidak terdaftar hanya perlu menyiapkan laporan intinya saja,
akan tetapi bagi perusahaan yang terdaftar harus menyiapkan laporan gabungan
dan laporan inti.
Pengukuran
Akuntansi : Anak perusahaan digabungkan ketika induk
perusahaan memiliki saham lebih dari
setengah kemampuan voting atau mengontrol pengaturan komposisi dewan direktu
3. Sistem Akuntansi Keuangan Meksiko
Meksiko memiliki panutan dalam hal
standar akuntansi yang digunakan. Standar akuntansi yang digunakan oleh meksiko
ialah IASB, bagi meksiko IASB merupakan panduan dalam menyelasaikan
permasalahan mengenai akuntansi yang terjadi.
Aturan yang diterapkan oleh negara
meksiko dengan ifrs (international Financial Reporting Standards) terdapat
kesamaan dalam sistem akuntansinya, terutama pada kerangka dasar penyusunan
laporan keuangan, diantaranya ialah: Neraca, Laporan Laba Rugi, Laporan
Perubahan Ekuitas Pemegang Saham, Laporan Perubahan Dalam Posisi Keuangan, dan
Catatan Atas Laporan Keuangan. Sedangkan Meksiko tidak menganut Laporan Arus
Kas dalam kerangka dasar penyusunan laporan keuangannya.
Patokan akuntansi yang diterapkan
oleh negara Meksiko masih mengikuti pengaruh yang lama ialah yang berasal dari
Amerika Serikat dan pengaruh yang terbaru ialah dari IASB (International
Accounting Standard Board), sehingga praktik pelaporan keuangan pada negara
tersebut selalu berorientasi pada keadilan.
Pengukuran
Akuntansi
Ada beberapa metode yang digunakan dalam pengukuran
akuntansi antara lain:
- Metode ekuitas digunakan untuk apabila terdapat pengaruh, tetapi bukan kendali yang umumnya berarti besarnya kepemilikan berkisar antara 10 hingga 50 %.
- Usaha patungan dapat dikonsolidasikan secara proporsional atau dicatat dengan menggunakan metode ekuitas.
- Meksiko telah mengadopsi Standar Akuntansi Internasional no.2 mengenai transaksi mata uang asing.
- Metode akuntansi pembelian dan penyatuan kepemilikan untuk penggabungan usaha dapat digunakan, tergantung pada keadaannya.
Jika mayoritas pemegang saham
perusahaan yang diakuisisi tidak terus mempertahankan kepemilikan dalam usaha
tersebut maka metode pembelian yang digunakan, jika ya, metode penyatuan
kepemilikan yang digunakan.
4. Sistem Akuntansi Keuangan Cina
Karakteristik utama akuntansi di
Cina saat ini berasal dari pendirian RRC pada tahun 1949. Cina menerapkan
prinsip-prinsip Marxisme dan pola-pola yang dianut Uni Soviet. Reformasi ekonomi yang dilakukan akhir-akhir
ini mencakup privatisasi termasuk pengalihan perusahaan milik Negara menjadi
perusahaan perseroan yagn mengeluarkan saham. Pada tahun 1992, Kementrian
Keuangan mengeluarkan Standar Akuntansi untuk Perusahaan Bisnis ( Accounting
Standar for Business Enterprises – ASBE ), suatu kerangka dasar konseptual yang
dirancang untuk menuntun perkembangan standar akuntansi yang baru. Efektif per
tanggal 1 Juli 1993, ASBE merupakan sebuah peristiwa besar dalam upaya Cina
untuk menuju sebuah perekonomian pasar.
Motif untuk menerbitkan ASBE adalah
untuk menghamornisasikan praktik akuntansi domestik. ASBE terdiri dari sejumlah bab yang meliputi
prinsip-prinsip dasar, elemen-elemen laporan keuangan, prinsip pengakuan, dan
ketentuan mengenai pelaporan dan pengungkapan keuangan. Komite Standar Akuntansi Cina (China Accounting
Standards Committee–CASC) didirikan pada tahun 1998 sebagai badan berwenang
dibawah Kementerian keuangan yang bertanggung jawab untuk mengembangkan standar
akuntansi.
Laporan keuangan harus
dikonsolidasikan, bersifat komparatif, dalam bahasa Cina dan dinyatakan dalam
mata uang Cina, Renminbi. Laporan keuangan tahunan harus diaudit oleh seorang
CPA Cina. Neraca, Laporan Laba Rugi dan Catatan Laporan setiap kuartal harus
dibuat oleh perusahaan yang sahamnya tercatat.
Pengukuran
Akuntansi
Metode penilaian wajib digunakan
untuk mencatat penggabungan usaha dan goodwiil harus dihapusbukukan selama
tidak lebih dari 10 tahun. Metode ekuitas digunakan jika kepemilikan terhadap
perusahaan lain lebih 20%. Biaya historis merupakan dasar untuk menilai aktiva
berwujud, FIFO, rata-rata, dan LIFO merupakan metode penentuan biaya
(persediaan) yang diperbolehkan. Aktiva tidak berwujud dicataberdasarkan harga
perilehannya dan diamortisasi selama tidak lebih dari 10 tahun. Biaya
penelitian dan pengembangan dibebankan langsung.
