Posted by : rosetia
Rabu, 25 Juni 2014
Sejarah Singkat VGA
VGA Card pertama kali dibuat tahun
1981 oleh IBM dengan nama IBM PC video card. Pada saat itu istilahnya adalah MDA
(Monochrome Display Adapter) dan hanya bisa beroperasi untuk text mode dengan
ukuran 80 kolom 25 baris (80×25). Mempunyai video memory sebesar 4KB dan hanya
mensupport 1 warna saja.
Setelah kemunculan MDA kemudian
bermunculan beberapa kartu grafik. Kesuksesan VGA menarik minat
beberapa perusahaan seperti ATI, Cirrs Logic dan S3 untuk mengembangkan
teknologi ini dengan meningkatkan kemampuan resolusi dan jumlah warna. Hal ini
melahirkan teknologi resolusi standar SVGA (Super VGA) , dengan resolusi 1024×768,
256 warna dan memory 2MB.
Pada tahun 1995 muncul ke pasaran
kartu grafis 2D/3D yang dikembangkan oleh Matrox, Creative, S3, ATI dan
lain-lain. Kartu grafis ini mengikuti standar SVGA tapi sudah mendukung
teknologi 3D.
Pada tahun 1997, 3dfx mengeluarkan Voodoo graphic chip yang lebih kuat dari kartu grafis lainnya pada saat itu, dengan memperkenalkan teknologi 3D effects seperti mip mapping, Z-buffering dan anti-aliasing. Setelah kemunculan Voodoo, kartu grafis 3D lainnya bermunculan seperti Voodoo2 dari 3dfx, TNT dan TNT2 buatan Nvidia.
Bandwidh yang dibutuhkan oleh
kartu-kartu grafis ini mendekati limit kapasitas PCI bus pada saat itu. Intel
mengembangkan AGP (Accelerated Graphics Port) yang memecahkan permasalahan
bottleneck antara microprocessor dan kartu grafis. Dari tahun 1999 sampai 2002,
Nvidia menguasai pasaran kartu grafis (mengalahkan 3dfx) dengan produk
GeForce-nya.
Sejak tahun 2003, ATI dan Nvidia
mendominasi pasaran kartu grafis dengan produk Radeon dan GeForce mereka dengan
jumlah hampir 90%.
SUMBER : HENRI

