Popular Post

Posted by : rosetia Rabu, 15 Oktober 2014



PENGERTIAN CREDIT UNION (CU)
Credit Union yaitu sekumpulan orang-orang yang saling percaya dan mempunyai suatu kesepakatan  dalam lembaga keuangan yang bergeraj dalam kegiatan simpan pimjam yang dimiliki dan dikelola oleh anggotanya, dan dimaksudkan untuk menyejahterakan anggotanya sendiri. Credit Union (CU) sering juga disebut  koperasi kredit.
Koperasi kredit memiliki tiga prinsip utama yaitu:
1.      Asas Swadaya (tabungan hanya diperoleh dari anggotanya)
2.      Asas Setia Kawan (pinjaman hanya diberikan kepada anggota), dan
3.      Asas Pendidikan dan Penyadaran (membangun watak adalah yang utama : hanya yang berwatak baik yang dapat diberi pinjaman).

Sejarah Credit Union 
Credit Union muncul pada abad ke-19 di Jerman. Pada saat itu terjadi badai salju. Akibatnya terjadi lrisis ekonomi pada saat itu. Situasi ini di manfaatkan oleh kslangan atas untuk meminjamkan pada orang-orang yang membutuhkan. Orang-oranf kaya tersebit memberikan bunga yang tinggi. Maka banyak orang yang reejerat dan tidak mampu melunasi hutang tersebut. Akibatnya harta benda mereka pun disita untuk melinasi hutang-hutangnya pada orang-orang kaya.
Tidak lama berselang terjadi revolusi industri. Revolusi industri yaitu tenaga manusia digantikan oleh tenaga mesin. Maka oada saat itu terjadi phk besar-besaran.
Melihat kondisi ini,  wali kota Flammersfield, Friedrich Wilhelm Raiffisen merasa prihatin dan ingin menolong kaum miskin. Ia mengundang orang-orang kaya untuk menggalang bantuan. Ia berhasil mengumpulkan uang dan roti, kemudian dibagikan kepada kaum miskin. 
Namun, cara itu kurang berhasil. Berbagai cara sudah dilakukan Raiffisen untuk memberantas kemiskinan. Akhirnya, Raiffeisen berkesimpulan: “kesulitan si miskin hanya dapat diatasi oleh si miskin itu sendiri. Si miskin harus mengumpulkan uang secara bersama-sama dan kemudian meminjamkan kepada sesama mereka juga. Pinjaman harus digunakan untuk tujuan yang produktif yang memberikan penghasilan. Jaminan pinjaman adalah watak si peminjam.”
Untuk mewujudkan impian tersebutlah Raiffeisen bersama kaum buruh dan petani miskin akhirnya membentuk koperasi bernama Credit Union (CU) artinya, kumpulan orang-orang yang saling percaya.Credit Union yang dibangun oleh Raiffeisen, petani miskin dan kaum buruh berkembang pesat di Jerman, bahkan kini telah menyebar keseluruh dunia.

Dalam kegiatan motivasi atau Pendidikan Dasar di Credit Union pandangan, konsep dan rumus di atas diubah (ditantang) dengan pemikiran bahwa :
Masa depan akan berubah apabila kita mulai merubahnya mulai hari ini, bukan besok.Untuk mencapai sebuah kondisi (sejahtera) diperlukan konsep (peta jalan) yang jelas, riil dan mampu dibuat oleh siapapun, prospek tabungan (pensiun).
Perlu perubahan pandangan terhadap : penghasilan, tabungan dan kebutuhan dengan merubah konsep bahwa tabungan dijadikan kebutuhan utama bila ingin sejahtera, tabungan identik dengan masa depan, kebutuhan menabung lebih dari kebutuhan merokok (minimal disamakan).
Fakta membuktikan bahwa ternyata tidak ada hubungan antara penghasilan (gaji) dengan besarnya tabungan. Seorang akademisi dan peneliti dari sebuah Perguruan Tinggi sangat kaget mendengar pernyataan ini. Ini fakta yang tidak memerlukan penelitian. Berapa besar Anda menabung ternyata tidak tergantung penghasilan, tetapi tergantung Anda.
Pada dasarnya pekerjaan riil yang pasti mampu dibuat oleh siapa pun dengan mengabaikan dulu besar kecilnya tabungan, adalah menabung.


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Rosetia Sinurat - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -